6 Cara Mendapatkan Untung Besar Dengan Modal Kecil

Setelah menntukan biaya yang dikeluarkan, maka Anda bisa menetapkan berapa harga jual ke konsumen. Menentukan harga juga bisa sangat berpengaruh pada keuntungan dan balik modal. Di zaman yang serba digital seperti sekarang, banyak orang menghabiskan waktu dengan berselancar di internet dan di berbagai platform media sosial, terutama di Instagram. Biasanya, mereka menikmati beragam konten menarik dari akun-akun yang mereka ikuti. Sobat, dari infografik di atas kita tahu bahwa UMKM sangat penting untuk pertumbuhan ekonomi Indonesia sehingga keberlangsungan UMKM harus terus didorong. Agar UMKM terus berkembang, sumber daya manusianya pun perlu memiliki kemampuan yang sesuai untuk menjalankan usaha.

Apabila kita kurangi dengan pengeluaran, setidaknya dari hasil penjualan tadi anda harus bisa mengejar goal diatas angka three jutaan. Tidak hanya biaya harga, sebab ada garansinya yang menjadi marjinnya lumayan. Anda bisa tentukan sendiri harga dan berapa bulan masa garansi yang berlaku. Saya sendiri agak berbeda, keuntungan besar bisa saja didapatkan dengan cara yang wajar, asalkan menyesuaikan terhadap keadaan yang ada. Biasanya padagang china sering kali mengedepankan quantity, artinya mereka lebih fokus terhadap maksimalnya penjualan walaupun harga yang didapatkan relatif lebih kecil.

Mendapatkan peruntungan dengan berbisnis

Barang setengah jadi kemudian masuk ke bisnis manufaktur lainnya untuk diolah barang jadi. Mereka menghasilkan berbagai barang seperti makanan, minuman, pakaian, dan otomotif. Mereka kemudian menjual barang atau menyediakan layanan untuk menghasilkan keuntungan untuk memuaskan kebutuhan dan keinginan tersebut.

Perlu analisa keuangan yang matang, analisa pasar yang jelas dan manajemen keuangan yang jitu. Hal ini sangat penting karena sangat menyangkut efektivitas kegiatan bisnis. Investasi juga menjadi bagian dari contoh usaha kecil-kecilan yang bisa mendatangkan untung.

Kamu bisa memulai usaha ini dengan modal di bawah Rp1 juta untuk keperluan membeli blender dan keperluan dagang lainnya. Kamu bisa menjual berbagai jajanan pasar mulai dari risol, pastel, lemper, dan arem-arem. Kue dan jajanan pasar memang tidak memiliki modal yang terlalu besar. Jika kamu bisa menjual dengan rasa yang enak, kamu pasti akan diburu para pembeli. Bagi kamu yang memang hobi memasak, menjual kue dan jajanan pasar menjadi pilihan untuk usaha dengan modal kecil. Kamu bisa sisihkan 1 juta buat beli berbagai sayur, beberapa buah, bumbu-bumbu dan beberapa kilogram ikan maupun ayam.

Venture Capital berinvestasi karena mereka percaya akan nilai dari model bisnis yang diciptakan. Tentu saja, mereka juga berharap mendapatkan keuntungan di kemudian hari. Bicara startup, kurang lengkap rasanya jika tak menyinggung strategi ‘burning money’ alias ‘bakar uang’ yang biasa dilakukan oleh perusahaan. Secara garis besar, ‘burning money’ bisa diartikan jika perusahaan rela rugi untuk suatu hal.

Ingat, untuk memasarkan produk Anda juga diperlukan adanya promosi menarik. Sehebat apapun strategi penjualan untuk usaha Anda jika tidak dibarengi dengan usaha yang maksimal, maka akan mengalami stagnan atau penjualan tidak akan berkembang. Namun, sering kali perusahaan atau pengusaha mengalami kegagalan dalam meningkatkan penjualan usaha mereka. Hal ini disebabkan karena adanya hambatan-hambatan, baik itu yang bersifat internal dan eksternal.

Kamu juga bisa hindari pembelian barang yang sekiranya belum diperlukan untuk awal-awal. Membuka warung kopi atau biasa disebut warkop menjadi peluang bisnis yang cukup menggiurkan. Kamu dapat memperoleh untung sekitar 50% dari modal yang kamu keluarkan. Karena harga jual secangkir kopi dengan kopi saset perbandingannya lumayan jauh. Satu cangkir kopi biasa dijual Rp2.000 hingga Rp3.000 sedangkan modal satu saset kopi bubuk tidak sampai Rp1.500. Nah, salah satu ide bisnis rumahan dengan modal kecil berikutnya adalah dengan membuka usaha jus buah.

Setiap bisnis umumnya memiliki konsumen atau pasarnya yang berbeda-beda. Pada umumnya mereka dikategorikan berdasarkan jenis kelamin, usia, demografi, lokasi, dan yang lainnya. Cari tahu produk atau layanan yang paling disukai atau memiliki banyak permintaan oleh konsumen-konsumen Anda.