Mendulang Cuan Dari Bisnis Kopi Berbasis Aplikasi

Jago akan menyediakan produk minuman kopi untuk dijual mitra dan perusahaan akan mendapat payment dari setiap penjualan yang berhasil. Misi lainnya yang ingin Yoshua salurkan adalah memberdayakan pengusaha mikro untuk memiliki bisnis sendiri dengan menjadi mitra Jago. Mereka dilatih menjadi barista profesional sekaligus pemilik bisnis. Pemesanan kopi Jago dilakukan sepenuhnya secara digital melalui aplikasinya dan sudah terhubung dengan uang elektronik Gopay untuk pembayarannya.

Beragam varian dan panduan untuk membuat kedai kopi ada di platform tersebut. Nah, bagi kamu yang tertarik, bisnis kopi ini bisa kamu jalankan dengan mudah. Dilansir dari berbagai sumber, berikut beberapa langkah untuk menggeluti bisnis kopi agar sukses. Selanjutnya, ia menjelaskan keunggulan dari produk minuman kopi olahannya. Kata Inez, kopi yang dijualnya itu jauh berbeda dengan produk kopi yang dijual di café atau yang dijual sachetan.

Ia tidak ingin penambahan terlalu agresif untuk menjaga jumlah provide dan demand. Untuk pengembangan menu nantinya tidak akan terbatas di variasi kopi saja, tapi akan menyebar ke makanan, seperti snack. Seluruh starter package akan menjadi hak milik dengan skema cicilan selama 12 bulan. Sementara sepeda elektrik akan dipinjamkan selama menjadi mitra Jago.

Usahakan cari supplier yang lokasinya terjangkau dengan lokasi usaha warung kopi untuk memangkas ongkos kirim. Saat ini minum kopi sudah menjadi gaya hidup di Indonesia, bagi kebanyakan masyarakat Indonesia, minum kopi adalah suatu ritual yang unik. Akhirnya minum kopi pun sudah mulai menjadi gaya hidup, baik kalangan elit, menengah, maupun masyarakat kecil. Bahkan seperti layaknya suatu ritual khusus, ritual minum kopi ini membutuhkan tempat yang juga istimewa untuk menikmati kelezatan kopi. Rasanya yang khas dan aromanya yang unik menjadikan kopi sebagai suatu hal yang menarik. Para penikmat kopi akan benar-benar memilih citarasa kopi yang nikmat dan tempat yang nyaman untuk menikamtinya.

Maka, sudah saatnya industri kopi negeri ini punya pengelolaan lebih professional agar produksinya ikut meningkat. Industri kopi kita perlu berbenah dari tingkat petani hingga tingkat yang lebih makro lagi. Di pagi hari, sering kita temui masyarakat Indonesia memulai aktivitas sembari mengenggam secangkir kopi di tangannya. Setelah seharian beraktivitas, kedai kopi yang sudah menjamur di berbagai penjuru dipenuhi dengan orang-orang yang sedang bercengkrama ditemani secangkir kopi. Perlu diingat, saat menentukan lokasi usaha, kamu juga harus memperhitungkan modal yang akan dikeluarkan. Ada banyak sekali jenis alat kopi yang biasa ada di kafe-kafe, tapi kamu tidak harus membeli semuanya dalam satu waktu.

Bisnis Kopi

Dari mulai warung kecil, kafe, hingga restoran, banyak yang menyediakan jenis-jenis minuman dari kopi yang beragam. Hal ini tak lepas dari tren minum kopi yang disukai berbagai kalangan, baik tua maupun muda. Inovasi pun banyak dilakukan dengan menghadirkan berbagai macam menu kopi yang ditampilkan dengan gaya yang lebih modern.

Modal bisnis ini diperlukan untuk menyewa tempat, membeli mesin dan peralatan untuk membuat kopi, membeli gelas dan sendok, serta membeli bahan baku seperti biji kopi, susu, sirup. Dengan memahami konsumen dengan baik, berarti kamu dapat menentukan strategi yang tepat, seperti lokasi bisnis, desain espresso store yang cocok, penentuan harga, dan lain sebagainya. Bisnis kopi kekinian semakin menjamur dan menjangkiti publik di seluruh Indonesia.